algoritma

Pencarian (Searching)

[type="toc"]
Belajar Pencarian Data bareng Laras Wiranti

Konsep Data Algoritma Searching

Pencarian Data merupakan proses menemukan lokasi suatu data tertentu yang disebut search key (kata kunci) dalam sekumpulan data yang tersimpan. 
[type="alert" style="success"]Baca Juga : Materi Informatika Kelas 10 Lengkap[/type]

Struktur Data Pendukung 

  • Larik/ Array : Kumpulan elemen bertipe sama yang diakses menggunakan indeks numerik
  • Daftar Berantai / Linked List : kumpulan elemen (node) dimana setiap node menunjuk ke node berikutnya 

Jenis Algoritma Pencarian 

  • Linear Search ( Pencarian Beruntun) 
Algoritma pencarian paling sederhana yang mengecek elemen satu persatu dari awal hingga akhir data ditemukan atau seluruh data selesai diperiksa. 
Syarat : data tidak harus terurut 
Cara Kerja
  • Mulai dari elemen pertama (indeks 0)
  • Bandingkan elemen saat ini dengan kunci pencarian 
  • Jika sama, pencarian selesai (data ditemukan) 
  • Jika tidak, lanjut ke elemen berikutnya. 
Contoh : 
Mencari angka 9 pada array [4,7,2,9,5]
Cek 4 : bukan 
Cek 7 : bukan 
Cek 2 : bukan 
Cek 9 : ditemukan (indeks 3)
 Implementasi : Fitur Search Bar Kontak di HP, aplikasi akan memeriksa baris demi baris dari atas ke bawah sampai nama yang dicari cocok dengan input kamu. 
  • Binary Search (Pencarian bagi 2) 
Algoritma pencarian efisien yang bekerja dengan cara membagi dua rentang pencarian secara berulang. 
Syarat: data harus terurut (ascending/ descending) 
Cara Kerja : 
  • Tentukan nilai tengah (middle) 
  • Bandingkan nilai tengah dengan kunci pencarian 
  • Jika sama, data ditemukan 
  • Jika kunci lebih kecil, persempit pencarian ke setengah bagian kiri 
  • Jika kunci lebih besar, persempit pencarian ke setengah bagian kanan 
  • ulangi proses hingga data ditemukan atau rentang habis 
Contoh
mencari angka 5 pada array terurut : [2,4,5,7,9]
mid pertama : nilai 5 (indeks 2) 
5 == 5 : langsung ditemukan 
Implementasi : 
Pencarian kata di kamus fisik 

Posting Komentar

Contact form